Penatausahaan Barang Milik Daerah Belum Sepenuhnya
Tertib
Pemerintah Kota Padang pada Tahun 2024 menyajikan saldo Aset Tetap dalam Neraca sebesar Rp7.961.083.858.494,60. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya per 31 Desember 2023 sebesar Rp7.893.114.271.926,41
LPKAPNEWS.COM, PADANG
— Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Barat menemukan sejumlah
besar masalah dalam pengelolaan dan pencatatan aset tetap Pemerintah Kota
Padang per 31 Desember 2024. Nilai aset tetap bersih tercatat Rp7.961 triliun,
namun pencatatan, pengamanan, verifikasi fisik, dan penghapusan belum tertib.
Aset tanah tanpa luasan, kendaraan dikuasai mantan pejabat, barang hilang,
gedung belum dikapitalisasi, serta Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) yang mangkrak
menumpuk menjadi temuan berulang yang belum tuntas. Seluruh pihak terkait
menyatakan sepakat dan akan menindaklanjuti, Senin 12 Oktober 2026.
A. Gambaran
Aset Tetap
|
Jenis Aset |
Saldo 2024 (Rp) |
Saldo 2023 (Rp) |
Perubahan |
|
Tanah |
4.570.007.390.152,48 |
4.608.104.401.536,48 |
(38.097.011.384,00) |
|
Peralatan dan
Mesin |
1.036.366.109.602,54 |
974.196.597.680,28 |
+62.169.511.922,26 |
|
Gedung dan
Bangunan |
2.336.337.973.691,42 |
2.226.858.584.554,15 |
+109.479.389.137,27 |
|
Jalan,
Irigasi & Jaringan |
3.374.180.079.076,92 |
3.296.051.445.913,71 |
+78.128.633.163,21 |
|
Aset Tetap
Lainnya |
129.917.882.374,40 |
125.265.986.904,95 |
+4.651.895.469,45 |
|
KDP |
103.622.207.655,54 |
99.017.970.170,83 |
+4.604.237.484,71 |
|
Aset Konsesi
Jasa |
85.409.526.000,00 |
0,00 |
+85.409.526.000,00 |
|
Akumulasi
Penyusutan |
(3.674.757.310.058,70) |
(3.436.380.714.833,99) |
(238.376.595.224,71) |
|
JUMLAH BERSIH |
7.961.083.858.494,60 |
7.893.114.271.926,41 |
+67.969.586.568,19 |
B. Temuan Utama
1. Tanah
Dicatat dengan Luas 0,00 m² — Rp63.555.462.706
378 register
tanah di 7 SKPD tercatat tanpa luasan — berulang dari tahun lalu, belum tuntas.
Penyebab: biaya
ganti rugi, jasa konsultan, hasil mutasi antar-SKPD belum dikapitalisasi ke
aset induk.
|
SKPD |
Jumlah Register |
Nilai (Rp) |
|
Dinas
Pertanahan |
341 |
37.693.587.516 |
|
Dinas PUPR |
24 |
21.964.869.362 |
|
Dinas Perkim |
2 |
1.083.504.070 |
|
Kec. Padang
Utara |
4 |
1.804.500.000 |
|
Kec. Lubuk
Begalung |
3 |
77.200.000 |
|
Kec. Koto
Tangah |
1 |
67.500.000 |
|
Dinas
Perikanan & Pangan |
3 |
864.301.758 |
|
Total |
378 |
Rp63.555.462.706 |
2. Peralatan
& Mesin: Dikuasai Pihak Lain, Hilang, Rusak Berat
a. Dikuasai
Pihak Lain — Rp1.894.553.750
2 unit
kendaraan dinas mewah masih dipakai mantan Ketua & Wakil Ketua DPRD
(2019–2024):
|
Barang |
Tahun |
Nilai (Rp) |
Pengguna |
|
Mitsubishi
Pajero |
2019 |
594.300.000 |
Eks Ketua
DPRD |
|
Toyota
Fortuner |
2017 |
505.880.000 |
Eks Wakil
Ketua DPRD |
|
Subtotal |
1.100.180.000 |
11 barang lain
(laptop, alat kesehatan, organ) senilai Rp197.744.000 masih ditahan mantan
anggota/pimpinan DPRD.
4 sepeda motor
dinas hilang, belum ada laporan kehilangan resmi.
Surat penarikan
telah dikirim tanpa tanggapan; proses penjualan/pengembalian belum dijalankan.
b. Tidak
Diketahui Keberadaannya — Rp1.430.788.888,43
317 unit di
Sekretariat DPRD + 3 unit di Kec. Koto Tangah = 320 unit tidak ditemukan saat
pemeriksaan fisik, namun masih ada di daftar aset.
c. Rusak Berat
Belum Dihapus — Rp614.838.840
Sekretariat
Daerah menyimpan aset rusak berat yang sudah dihentikan penggunaannya, belum
diusulkan penghapusan.
3. Gedung &
Bangunan Belum Dikapitalisasi — Rp39.269.822.036,68
132 register di
14 SKPD berupa biaya renovasi, perencanaan, pengawasan dicatat terpisah — tidak
digabung ke nilai aset induk. Menyebabkan nilai aset & penyusutan tidak
akurat.
4. Data Jalan
Tidak Sesuai — 1.062 ruas vs 5.082 register
SK Wali Kota
tetapkan 1.062 ruas jalan, namun KIBAR mencatat 5.082 register — selisih 4.020.
Sebagian tercatat berulang per pekerjaan pemeliharaan/rehabilitasi tanpa
digabung ke induk; pemilahan per kategori jalan belum jelas. Tanah di bawah
jalan juga tidak cocok datanya.
5. Konstruksi
Dalam Pengerjaan (KDP) — Rp103,6 Triliun, Banyak Mangkrak
Saldo
Rp103.622.207.655,54 — 1.187 register berumur >1 tahun:
|
Status |
Nilai (Rp) |
|
Akan
dilanjutkan |
68.476.780.631,76 |
|
Selesai tapi
belum pindah ke aset tetap |
14.763.779.953,74 |
|
Belum jelas
kelanjutannya |
9.415.997.721,45 |
|
Tidak akan
dilanjutkan |
5.233.744.320,38 |
Proyek yang
batal/tidak dilanjutkan wajib dihapus dari neraca dan diungkapkan di CaLK —
belum dilakukan.
C. Dasar
Ketidaksesuaian & Akibat
PP No. 71/2010
(SAP): KDP selesai dipindahkan ke aset tetap; KDP dihentikan permanen dihapus
dari neraca; biaya penambahan dikapitalisasi ke aset induk.
Permendagri No.
19/2016 jo. No. 7/2024: Pengguna wajib inventarisasi, amankan, usulkan
penghapusan; pinjam pakai kendaraan tidak boleh melampaui masa jabatan.
Akibat: Laporan
keuangan tidak wajar; risiko kehilangan aset; administrasi tertinggal; peluang
pemanfaatan pribadi atas milik daerah.
D. Rekomendasi
BPK
Wali Kota
diperintahkan agar:
Sekretaris
Daerah — perkuat pengawasan BMD menyeluruh;
Kepala BPKAD:
Telusuri &
temukan aset hilang Rp1.430 juta;
Usulkan
penghapusan aset rusak berat Rp614 juta;
Kapitalisasi
biaya renovasi/perencanaan ke aset induk;
Sekretariat
DPRD + BPKAD — tarik kembali seluruh aset yang masih dikuasai mantan
pejabat/anggota DPRD; proses penjualan sesuai aturan atau kembalikan segera;
Dinas PUPR +
Perkim — sesuaikan data ruas jalan dengan SK Wali Kota, cocokkan dengan tanah
di bawah jalan;
Dinas
Pertanahan, PUPR, Perkim, Kecamatan terkait — inventarisasi ulang tanah,
lengkapi data luasan;
Seluruh Kepala
SKPD — evaluasi KDP: pindahkan yang selesai, hapus yang batal, jelaskan yang
tertunda di CaLK; perbaiki pengawasan & penatausahaan rutin.
DAFTAR LENGKAP
SELURUH TEMUAN BPK KOTA PADANG TA 2024
|
No |
Temuan |
Nilai Terlibat (Rp) |
Tindakan Diperlukan |
|
1 |
Pengelolaan
Dana BOS |
458.603.140 |
Tarik/perbaiki |
|
2 |
Pengadaan
genset RSUD dr. Rasidin |
785.092.993 |
Tarik/perbaiki |
|
3 |
BLP Jasa
Konsultansi — 3 SKPD |
173.687.275 |
Tarik/perbaiki |
|
4 |
Kekurangan
Volume RKB — Dinas Pendidikan |
70.092.320 |
Tarik/perbaiki |
|
5 |
Belanja Modal
Jalan — 4 SKPD |
1.214.481.469 |
Tarik/perbaiki |
|
— |
Swakelola
Lubuk Begalung |
161.641.800 |
✅ Sudah
disetor |
|
6 |
Belanja Hibah
— 3 SKPD |
2.204.104.000 |
Sebagian
ditagih |
|
7 |
Pin Emas DPRD
— Salah Klasifikasi Aset |
295.425.000 |
Catat aset
tetap |
|
8 |
Perlengkapan Peserta
Didik — Pemahalan & Denda |
440.406.666 |
Tarik Rp437
Juta + denda Rp3,1 Juta |
|
9 |
Insentif Guru
TPA/TPQ-MDT — Salah Klasifikasi Akun |
6.077.300.000 |
Koreksi akun
anggaran |
|
10 |
Pengelolaan
Kas — LS ke Bendahara & Rekening Pribadi |
142.279.411.198 |
Hentikan, perbaiki
prosedur |
|
11 |
BMD — Tanah
tanpa luasan |
63.555.462.706 |
Lengkapi data
tanah |
|
12 |
BMD — Aset
dikuasai pihak lain |
1.894.553.750 |
Tarik/kembalikan |
|
13 |
BMD — Aset
hilang/tidak ditemukan |
1.430.788.888 |
Telusuri/usulkan
hapus |
|
14 |
BMD — Aset
rusak belum dihapus |
614.838.840 |
Usulkan
penghapusan |
|
15 |
BMD — Gedung
belum dikapitalisasi |
39.269.822.036 |
Kapitalisasi
ke aset induk |
|
16 |
BMD — KDP
tidak akan dilanjutkan |
5.233.744.320 |
Hapus dari
neraca |
|
TOTAL NILAI
TERKAIT |
Rp274.416.649.000 |
||
|
TOTAL HARUS DIKEMBALIKAN/DITAGIH |
Rp5.641.891.200 |
Editor Angcelherman
Sumber Laporan ini disusun berdasarkan dokumen hasil
pemeriksaan BPK Perwakilan Propinsi Sumatra Barat
