Pembayaran Belanja Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Tidak Sesuai Dengan Ketentuan
LPKAPNEWS.COM, LINGGA
— Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepulauan Riau mengungkapkan
penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) pada 6 satuan
pendidikan di Kabupaten Lingga tidak sesuai ketentuan. Total penyimpangan
mencapai Rp313.912.110, di mana Rp260.610.110 telah dipulihkan, dan
Rp53.302.000 masih tertunggak — seluruhnya berasal dari SMP Negeri 2 Singkep,
Rabu 7 Oktober 2026.
Rekapitulasi
per Satuan Pendidikan
|
No |
Nama Satuan
Pendidikan |
Kelebihan
Bayar (Rp) |
Telah
Dipulihkan (Rp) |
Belum
Dipulihkan (Rp) |
|
1 |
SD Negeri 005 Singkep Barat |
91.873.750 |
91.873.750 |
0 |
|
2 |
SMP Negeri 2 Singkep |
183.563.760 |
130.261.760 |
53.302.000 |
|
3 |
SD Negeri 001 Singkep Barat |
7.291.500 |
7.291.500 |
0 |
|
4 |
SMP Negeri 2 Lingga Utara |
2.908.000 |
2.908.000 |
0 |
|
5 |
SD Negeri 014 Lingga Utara |
10.140.000 |
10.140.000 |
0 |
|
6 |
SMP Negeri 2 Singkep Barat |
18.135.100 |
18.135.100 |
0 |
|
JUMLAH |
313.912.110 |
260.610.110 |
53.302.000 |
Rincian Penyimpangan — SMP Negeri 2 Singkep
a. Kelebihan
Pembayaran Honorarium & Transportasi — Rp17.350.000
Honorarium dan
biaya transportasi dibayarkan melebihi tarif Standar Satuan Harga (SSH) yang
ditetapkan melalui Perbup Lingga No. 22 Tahun 2024
Dana BOS
Reguler membatasi penggunaan untuk honorarium paling banyak 50% dari total
alokasi — kelebihan ini melampaui batas tarif satuan maupun ketentuan
persentase
b. Belanja
Makanan & Minuman Tidak Sesuai — Rp35.952.000
Makan-minum
untuk rapat internal guru dibebankan ke Dana BOS padahal bukan kegiatan
prioritas
Jamuan tamu
dibayarkan tanpa adanya tamu — digunakan untuk konsumsi pribadi guru dan Kepala
Sekolah
Dana BOS
dilarang digunakan untuk kebutuhan pribadi pendidik maupun kelompok tertentu
sesuai Juknis Kemendikbud No. 8 Tahun 2025
c. Item Lainnya
Pertanggungjawaban
belanja alat tulis kantor (ATK), alat kebersihan tidak sesuai kondisi
senyatanya — barang tidak ada atau jumlah tidak sesuai
Dasar Hukum
yang Dilanggar
|
Aturan |
Ketentuan |
|
Permendikbud No. 8 Tahun 2025 — Pasal 60 |
Dilarang membiayai kebutuhan pribadi
guru, kegiatan bukan prioritas, serta kepentingan pribadi/kelompok |
|
Permendagri No. 3 Tahun 2023 |
Dana BOSP harus diverifikasi; belanja
sesuai rencana kegiatan dan ketentuan teknis pendidikan |
|
Perbup Lingga No. 22 Tahun 2024 |
Honorarium & transportasi wajib
mengikuti tarif SSH yang ditetapkan |
|
PP No. 12/2019 — Pasal 141 (1) |
Setiap pengeluaran harus didukung bukti
lengkap dan sah sesuai hak yang diperoleh pihak penerima |
Penyebab & Rekomendasi
Penyebab:
Kepala
Disdikpora & Tim BOS Kabupaten kurang teliti dalam pengawasan
Kepala Sekolah
tidak memverifikasi belanja sesuai realitas
Bendahara BOS
tidak mematuhi ketentuan saat pencairan
Rekomendasi
BPK:
Tingkatkan
pengawasan & verifikasi atas seluruh penggunaan Dana BOSP di
sekolah-sekolah
Instruksikan
Tim BOS Kabupaten melakukan pemeriksaan berkala bukti pertanggungjawaban
Segera proses
penagihan Rp53.302.000 dari SMP Negeri 2 Singkep dan setorkan ke Kas Daerah
Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga
telah menyatakan sependapat dan akan menindaklanjuti melalui rencana aksi.
Editor Angcelherman
Sumber Laporan ini disusun berdasarkan dokumen hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau
