LPKAPNEWS.COM, KARIMUN — Satuan TNI Angkatan Laut yang
bertugas di wilayah perairan Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan
ratusan kartrid vape yang diduga mengandung zat berbahaya, Senin. Sebanyak 240
butir kartrid vape diamankan dari perairan yang menjadi jalur lintas strategis
di Kepulauan Riau, Selasa 8 September 2026.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GANN Karimun, Antoni,
menyampaikan informasi tersebut dan memuji kewaspadaan serta kecepatan
tanggapan unsur TNI AL yang bertugas. Menurut keterangan yang diterima,
barang-barang tersebut diduga kuat mengandung zat Etomidate — zat yang
sebenarnya merupakan obat anestesi dalam dunia medis namun dilarang digunakan
dalam produk vape dan beredar bebas karena berbahaya bagi kesehatan dan dapat
disalahgunakan.
"Kami sangat mengapresiasi kinerja TNI AL yang sigap
menjaga perairan Karimun. Penyelundupan 240 kartrid vape yang diduga mengandung
zat Etomidate ini berhasil dicegah sebelum beredar ke tengah masyarakat,"
ujar Antoni kepada awak media, Selasa.
Antoni menambahkan, zat Etomidate berbahaya jika
dikonsumsi tanpa pengawasan medis dan dapat menimbulkan efek samping serius
hingga gangguan kesadaran. Oleh karena itu, pengamanan jalur perairan dan
pencegahan barang berbahaya masuk ke wilayah Karimun sangat penting dilakukan
secara berkelanjutan.
"Kami berharap pengawasan tetap diperketat,
mengingat posisi Karimun yang berbatasan langsung dengan jalur perdagangan
internasional. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk vape
yang tidak jelas asal-usul dan izin edarnya demi keselamatan bersama,"
lanjut Antoni.
Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan untuk
pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kandungan zat serta menelusuri
jaringan dan tujuan penyelundupan tersebut. Pihak berwenang mengingatkan bahwa
penyelundupan barang berbahaya melanggar aturan hukum dan dapat dikenakan
sanksi yang berlaku.
Editor : Angcelherman
Narasumber : Ketua DPC GANN Karimun, Antoni


