LPKAPNEWS.COM, PRABUMULIH — Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan menemukan keterlambatan penyelesaian
pekerjaan pada tujuh paket di tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota
Prabumulih Tahun Anggaran 2025. Denda keterlambatan yang telah disepakati
nilainya belum ditagihkan maupun disetorkan ke Kas Daerah, total mencapai
Rp222.184.175,09, Jum’at 25 September 2026.
Rincian Denda Keterlambatan per Paket Pekerjaan
A. Dinas PUPR — Rp208.289.426,96
|
No |
Nama Paket |
Penyedia |
Nilai Kontrak (Rp) |
Denda Keterlambatan (Rp) |
|
1 |
Pembangunan
Gedung Dekranasda Kota Prabumulih |
CV MP |
2.946.443.000 |
147.322.150,00 |
|
2 |
Rehabilitasi
Gedung Islamic Center Kota Prabumulih |
CV DPM |
1.431.195.000 |
55.816.605,00 |
|
3 |
Peningkatan
Jl. Padat Karya (Jembatan Gunung Ibul–Tugu Jogja–Pemkot) |
CV MU |
12.884.048.000 |
4.507.400,69 |
|
4 |
Pembangunan
Jalan Amwat RT.02 RW.03 Kel. Muara Dua |
CV BS |
444.784.000 |
400.706,31 |
|
5 |
Pembangunan
Jalan Taman Indah I RT.03 RW.03 Kel. Sukajadi |
CV LPK |
269.247.000 |
242.564,96 |
|
Subtotal
PUPR |
Rp208.289.426,96 |
B. Dinas
Perkim — Rp9.037.308,13
|
No |
Nama Paket |
Penyedia |
Nilai Kontrak (Rp) |
Denda Keterlambatan (Rp) |
|
1 |
Pembangunan
Jalan Setapak Gang H. Abdul Karim RT.04 RW.05 Kel. Gunung Ibul |
CV RAI |
179.132.000 |
9.037.308,13 |
|
Subtotal
Perkim |
Rp9.037.308,13 |
C. Kecamatan
Prabumulih Timur — Rp4.857.440,00
|
No |
Nama Paket |
Penyedia |
Nilai Kontrak (Rp) |
Denda Keterlambatan (Rp) |
|
1 |
Pembangunan
Gedung Kantor Kelurahan Arimbi Jaya |
CV DKB |
693.920.000 |
4.857.440,00 |
|
Subtotal
Kec. Prabumulih Timur |
Rp4.857.440,00 |
Rekapitulasi Keseluruhan
|
SKPD |
Jumlah Paket |
Denda Belum Disetorkan (Rp) |
|
Dinas PUPR |
5 |
208.289.426,96 |
|
Dinas Perkim |
1 |
9.037.308,13 |
|
Kecamatan
Prabumulih Timur |
1 |
4.857.440,00 |
|
TOTAL |
7 |
Rp222.184.175,09 |
Status Perhitungan & Kesepakatan
Nilai denda keterlambatan atas ketujuh paket telah
dihitung bersama, dibahas, dan ditandatangani oleh PPK serta Pengawas Lapangan,
serta diketahui oleh Kepala SKPD selaku PA;
Hasil pembahasan dituangkan dalam Berita Acara
Pembahasan Perhitungan Denda Keterlambatan Pekerjaan — semua pihak telah
mengakui dan menyepakati nilai tersebut;
PPK telah menyatakan akan menagihkan denda kepada
penyedia atau memotong dari sisa pelunasan untuk kontrak yang belum terbayar
100%, namun sampai akhir pemeriksaan belum terealisasi ke Kas Daerah.
Ketentuan yang Dilanggar
|
Aturan |
Pokok Ketentuan |
|
Perpres No.
16/2018 (No. 46/2025) Pasal 17 ayat (2) huruf d |
Penyedia
wajib menyerahkan hasil pekerjaan tepat waktu sesuai kontrak |
|
Perpres No.
16/2018 Pasal 78 ayat (3) huruf f |
Keterlambatan
penyelesaian pekerjaan → dikenai sanksi administratif |
|
Perpres No.
16/2018 Pasal 78 ayat (4) huruf e |
Sanksi
administratif berupa denda wajib dikenakan dan disetorkan ke Kas Daerah |
|
Klausul
Kontrak |
Masing-masing
perjanjian telah mengatur kewajiban penyelesaian tepat waktu serta ketentuan
denda keterlambatan — tidak dieksekusi |
Dampak, Penyebab & Rekomendasi
Dampak
Kekurangan penerimaan daerah sebesar Rp222.184.175,09
— dana yang seharusnya masuk ke Kas Daerah tertahan;
Pemanfaatan fasilitas tertunda — hasil pekerjaan tidak
dapat digunakan tepat waktu oleh masyarakat;
Ketidaktegakan aturan — penyedia yang terlambat tidak
dikenakan sanksi sesuai ketentuan, berpotensi menimbulkan preseden buruk bagi
kepatuhan pelaksanaan kontrak di masa mendatang.
Penyebab
Kepala Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Camat Prabumulih
Timur selaku PA belum mengawasi pelaksanaan pekerjaan fisik secara memadai;
PPK dan Pengawas Lapangan tidak menindaklanjuti hasil
perhitungan denda yang telah disepakati — tidak menagih, tidak memotong, dan
tidak menyetorkan;
Tidak ada mekanisme pemantauan dan penagihan yang
sistematis setelah berita acara kesepakatan ditandatangani.
Rekomendasi BPK
Wali Kota Prabumulih telah menyetujui temuan. Kepada
seluruh Kepala SKPD terkait diarahkan:
Memperketat pengawasan jadwal pelaksanaan pekerjaan
sejak SPMK hingga tanggal penyerahan;
Segera menagihkan/memotong denda Rp222.184.175,09 dan
menyetorkannya ke Kas Daerah dengan rincian:
Dinas PUPR: Rp208.289.426,96
Dinas Perkim: Rp9.037.308,13
Kecamatan Prabumulih Timur: Rp4.857.440,00
Menetapkan prosedur baku — setelah Berita Acara
Perhitungan Denda ditandatangani, penagihan/pemotongan harus diselesaikan dalam
jangka waktu paling lama 14 hari kerja;
Melakukan evaluasi berkala atas seluruh pekerjaan yang
berisiko terlambat agar dapat segera diambil langkah-langkah korektif.
Editor
Angcelherman
Laporan ini disusun
berdasarkan dokumen hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan
