Pengamanan BMD pada 27 PD Belum Memadai
Pemkab Karimun menyajikan saldo Aset Tetap sebesar Rp2.123.167.793.151,94 pada Neraca per 31 Desember 2025 (Audited). Saldo tersebut mengalami penurunan sebesar Rp44.949.539.717,10 atau 2,07% dibandingkan saldo Aset Tetap per 31 Desember 2024 sebesar Rp2.168.117.332.869,04,
LPKAPNEWS.COM, KARIMUN — Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau menemukan kelemahan
pengelolaan dan pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) pada 27 Perangkat Daerah
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun per akhir tahun 2025. Terdapat 14
unit kendaraan dinas yang tidak diketahui keberadaannya dengan nilai mencapai
Rp1,7 miliar, dokumen kepemilikan 21 unit hilang, serta pajak 72 unit belum
dibayar, Sabtu 24 Oktober 2026.
Gambaran Aset Tetap Daerah
Saldo Aset Tetap Pemkab Karimun per 31
Desember 2025 tercatat Rp2.123.167.793.151,94, turun sebesar Rp44.949.539.717,10
(2,07%) dibandingkan tahun sebelumnya.
|
No |
Jenis Aset |
31 Desember 2025 (Rp) |
31 Desember 2024 (Rp) |
|
1 |
Tanah |
452.539.579.643,00 |
499.673.759.643,00 |
|
2 |
Peralatan dan
Mesin |
519.133.997.576,50 |
509.604.512.267,50 |
|
3 |
Gedung dan
Bangunan |
958.807.621.610,35 |
911.770.548.482,89 |
|
4 |
Jalan,
Irigasi dan Jaringan |
2.082.384.874.934,07 |
2.053.830.773.401,07 |
|
5 |
Aset Tetap
Lainnya |
58.685.782.320,00 |
52.986.691.130,00 |
|
6 |
Konstruksi
Dalam Pengerjaan |
10.836.078.683,55 |
14.579.307.073,55 |
|
7 |
Akumulasi
Penyusutan |
(1.959.220.141.615,53) |
(1.874.328.259.128,97) |
|
Jumlah |
Rp2.123.167.793.151,94 |
Rp2.168.117.332.869,04 |
Permasalahan terkait pengamanan aset telah
diungkapkan sejak pemeriksaan tahun 2024, namun tindak lanjut belum sepenuhnya
sesuai rekomendasi.
Temuan Utama
Pemeriksaan terhadap 263 unit kendaraan
bermotor roda empat dan alat berat di 40 PD menunjukkan tiga kategori kelemahan
pengamanan:
a. Pengamanan Fisik — 14 Unit Tidak
Diketahui Keberadaannya
|
No |
Nama PD |
Jumlah (Unit) |
Nilai (Rp) |
|
1 |
Dinas Sosial
(Dinsos) |
1 |
87.812.000,00 |
|
2 |
Dinas
Perdagangan, Koperasi, UKM & ESDDM |
1 |
87.812.000,00 |
|
3 |
Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) |
1 |
130.686.000,00 |
|
4 |
Dinas
Kesehatan (Dinkes) |
9 |
1.430.091.000,00 |
|
5 |
Dinas PUPR |
2 |
1.607.670,00 |
|
Jumlah |
14 |
Rp1.738.008.670,00 |
b. Pengamanan Administrasi — BPKB/STNK 21
Unit Hilang
|
No |
Nama PD |
Jumlah Aset |
Nilai (Rp) |
|
1 |
BPBD & Pemadam Kebakaran |
2 |
561.995.000,00 |
|
2 |
Dinkes |
5 |
1.963.467.000,00 |
|
3 |
DLH |
2 |
714.285.872,00 |
|
4 |
Dinas PUPR |
2 |
186.863.000,00 |
|
5 |
Dinas Perhubungan (Dishub) |
1 |
228.173.000,00 |
|
6 |
Dinas Perpustakaan |
1 |
134.194.000,00 |
|
7 |
Kecamatan Karimun |
1 |
190.000.000,00 |
|
8 |
Kecamatan Kundur |
4 |
786.902.000,00 |
|
9 |
RSUD Muhammad Sani |
1 |
133.474.000,00 |
|
10 |
Sekretariat Daerah |
1 |
197.313.000,00 |
|
11 |
Sekretariat DPRD |
1 |
73.762.000,00 |
|
Jumlah |
21 |
Rp5.170.428.872,00 |
c. Pengamanan Hukum — Pajak 72 Unit Belum
Dibayar
Sebanyak 72 unit kendaraan pada 23
Perangkat Daerah belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sehingga
berisiko dikenakan denda dan sanksi hukum.
Dampak & Ketidaksesuaian Aturan
Kondisi ini melanggar Permendagri No. 19
Tahun 2016 (jo. Permendagri No. 7 Tahun 2024), khususnya ketentuan Pasal 296
dan 308 yang mewajibkan pengamanan fisik, administrasi, dan hukum atas seluruh
BMD.
Dampak yang ditimbulkan:
Aset senilai Rp1,7 miliar berisiko hilang
dan tidak dapat dilacak keberadaannya;
Dokumen kepemilikan yang hilang membuka
peluang sengketa hukum dan penyalahgunaan aset;
Keterlambatan pembayaran pajak berpotensi
menimbulkan denda administrasi dan masalah hukum.
Penyebab & Rekomendasi
Kelemahan terjadi karena:
Sekretaris Daerah selaku Pengelola Barang
belum memadai dalam melakukan pengawasan dan pengendalian;
Kepala Bidang Aset BPKAD kurang
mengoordinasi penatausahaan aset di masing-masing PD;
Kepala PD selaku Pengguna Barang kurang
mengawasi pengelolaan aset di lingkungannya;
Pengurus Barang PD belum sepenuhnya
memahami dan melaksanakan tugas sesuai ketentuan.
Bupati Karimun telah menyatakan sependapat
dengan temuan tersebut. BPK merekomendasikan agar Bupati segera memerintahkan:
Sekretaris Daerah memantau proses
pengamanan fisik kendaraan dan melaporkan hasilnya kepada Bupati;
Kepala Dinsos, Diskopp-ESDM, DLH, Dinkes,
dan PUPR menelusuri keberadaan 14 unit kendaraan yang hilang dan melaporkan
hasilnya;
Kepala BPKAD memperkuat pembinaan dan
koordinasi dengan Pengurus Barang di seluruh PD;
Seluruh Kepala PD menyusun rencana
pembayaran pajak kendaraan, meningkatkan pengawasan aset, dan menertibkan
administrasi kepemilikan kendaraan.
Bupati Karimun akan menindaklanjuti
seluruh rekomendasi sesuai rencana aksi yang disusun.
Editor
Angcelherman
