UDIN PELORI Agak Warga Batam Juga Bermedia Sosial " Dari Jempol Kita Penentu Ketentraman Kampung Kita"

LPKAPNEWS.COM, BATAM - Kamis 4 Juni 2026 New Sun Bread di tengah derasnya harus informasi digital selaku pejuang kampung tua kembali menyerbukan ajakan damai kali ini saran ya bijak bermedia sosial demi merawat kebhinekaan Kota Batam yang sudah puluhan tahun jadi rumah kita. 

Menurutnya jemput dan amanah mengingatkan warga terutama anak kampung tua bahu setiap klik share dan komentar di media sosial punya dampak nyata di dunia nyata lingkungan kita. Biar dijemput kita ini amanah Bang sekali pencet share berita hoax bisa memecah belah persaudaraan bertetangga dan kekeluargaan kali mengantar kasar bisa melupakan hati orang di kampung bahkan ini rumah kita semua Melayu , Jawa , Batak Tionghoa , Bugis , Flores dan Buton , kita jaga ketentraman kampung ikut terjaga pesan bang Udin pelor. Lebih jauh yang menjelaskan tiga kunci bijak berbeda sosial versi perjuangan kampung tua : 

1. Periksa dulu kebenaran lihat sumbernya kalau cuma dari akun yang tidak bisa di pertanggung jawaban mesti konfirmasi tanya RT/RW masyarakat dulu sebelum menge-share atau menyebarkan informasi tersebut . 

2. komentar = Jaga Adat dengan menggunakan bahasa santun beda pendapat boleh tapi jangan pakai kata kasar orang tua juga agar mulutmu harimau di media sosial juga demikian jangan salah menggunakan kata untuk berbahasa. 

3. Jadikan Media sosial caranya silaturahim upload kegiatan gotong royong pengajian adat kampung tua biar yang muncul di Beranda Media sosial itu hal baik bukan memberi ujaran kebencian yang akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat atau lingkungan kita lebih baik menjaga daripada hanya berkata tidak berani memberi kebenaran kata untuk perubahan atau perbuatan baik lugas Bang Udin pelor. Lebih lanjut ia berharap mari kita simak bersama apa yang telahlah dan akan kita buat untuk kepentingan masyarakat setempat sehingga terlihat dan terjaga harmonisasi hubungan antara manusia dengan media sosial senergi untuk kemajuan bersama, ini kampung kita bersama lugasnya.

Sumber, Mardy