Kampus Muhammadiyah Ini Raih Dua Penghargaan Indonesia Top Achievements of The Year 2026 

LPKAPNEWS.COM, JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang digelar di Metro TV, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat (20/2).

UMS dinobatkan sebagai penerima kategori Excellence in Islamic World Class University Performance 2026. Sementara itu, Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, meraih penghargaan Best Transformational Leader in Islamic Higher Education 2026.

Penghargaan tersebut diberikan dalam seremoni yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan institusi. Ajang ini memberikan apresiasi kepada lembaga yang dinilai memiliki capaian dan inovasi unggulan di sektor pendidikan, kesehatan, dan digital. Proses penjurian dilaksanakan pada 11 Februari 2026 sebelum puncak acara penghargaan.

Mengusung tema Transforming for Reinventing Indonesia, ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 menjadi seruan untuk berani bergerak maju, melampaui tantangan zaman, memperbaiki sistem, serta menciptakan lompatan baru dalam membangun kekuatan bangsa melalui inovasi, kepemimpinan visioner, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, didampingi perwakilan Metro TV. Pencapaian ini menegaskan posisi UMS sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bertransformasi menuju orientasi global.

Harun menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata capaian pribadi, melainkan pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen kampus.

“Penghargaan dan apresiasi ini sesungguhnya bukan pribadi. Ini adalah penghargaan untuk institusi, untuk seluruh keluarga besar UMS,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika UMS serta pihak penyelenggara. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari fondasi panjang yang telah dibangun sejak berdirinya UMS puluhan tahun lalu.

Harun menjelaskan, transformasi menjadi kata kunci utama dalam pengembangan UMS. Selain bersifat transformasional, kampus juga menempuh inovasi berkelanjutan yang diarahkan untuk memberi dampak luas bagi masyarakat.

“Transformasi dan inovasi tidak cukup jika tidak berkelanjutan dan tidak memberi dampak. Perguruan tinggi harus dicintai, dipercaya, dan mampu memberi kontribusi untuk negeri,” tegasnya.

Melalui pengembangan kurikulum integrasi Islam dan sains, UMS terus bergerak dari kampus berorientasi nasional menuju perguruan tinggi dengan daya saing global. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan UMS meraih penghargaan pada Indonesia Top Achievements of The Year 2026.

Bagi Harun, dua penghargaan ini menegaskan komitmen UMS dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berbasis nilai Islam, inovasi berkelanjutan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Capaian tersebut sekaligus memperkokoh posisi UMS sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang progresif dan adaptif di Indonesia.

Sumber, Muhammadiyah or id