Muhammadiyah Bangun Kerapian Organisasi, Dimulai dari Titik Koma

LPKAPNEWS.COM, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Sosialisasi Pedoman Tentang Tata Naskah Dinas PP Muhammadiyah di Aula Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Sabtu (13/12). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola organisasi Muhammadiyah agar semakin tertib.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menegaskan bahwa lahirnya Pedoman Tata Naskah Dinas Muhammadiyah Nomor 4/PED/I.O/B/2025 menegaskan arah gerak persyarikatan menuju organisasi yang maju, profesional, dan modern.

“Ciri modernitas organisasi itu adalah kerapian. Muhammadiyah sejak awal memiliki tokoh-tokoh hebat yang sangat tertib dalam berorganisasi. Maka semangat itu harus terus kita rawat dan perkuat,” ujar Sayuti.

Ia menjelaskan, dengan disahkannya pedoman tata naskah dinas tersebut, seluruh struktur Muhammadiyah dari tingkat Pimpinan Pusat hingga Ranting diharapkan merujuk pada satu standar yang sama dalam korespondensi dan administrasi organisasi. 

“Surat yang dikeluarkan dari Pusat sampai Ranting nantinya memiliki format, bahasa, dan sistematika yang sama. Ini adalah identitas organisasi yang kuat: rapi, ringkas, tertib,” tegas Sayuti.

Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan pedoman ini. Menurutnya, pedoman tersebut lahir melalui proses panjang dengan melibatkan berbagai unsur di Muhammadiyah, sehingga memiliki landasan yang kokoh baik secara organisatoris maupun historis.

Dalam masa transisi penerapan pedoman ini, Sayuti berharap seluruh pimpinan dan unsur pelaksana organisasi dapat beradaptasi dengan baik, termasuk dalam penggunaan transliterasi yang resmi dan sesuai dengan ketentuan Muhammadiyah.

“Semoga masa adaptasi ini berjalan lancar. Tata naskah dinas bukan sekadar urusan administratif, tetapi cermin wajah organisasi. Muhammadiyah yang tertib, rapi, dan profesional dimulai dari hal-hal detail, bahkan dari titik koma,” pungkasnya.

Acara sosialisasi ini diikuti Sekretaris Eksekutif di tingkat Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Ortom tingkat Pusat, hingga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se Indonesia yang hadir secara daring.

Sumber, Muhammadiyah Or Id