LPKAPNEWS.COM, MEDAN – Temasek Polytechnic Singapur
melakukan kunjungan edukasi ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
dalam rangka pertukaran budaya dan berbagi pengetahuan. Kegiatan ini
berlangsung meriah di Auditorium UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan, Rabu
(14/5), dihadiri oleh 35 mahasiswa delegasi serta dosen pendamping dari Temasek
Polytechnic.
Kunjungan ini disambut hangat oleh Rektor UMSU Prof. Dr.
Agussani, MAP diwakili WR III Dr. Rudianto, M.Si, jajaran pimpinan Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSU, yakni Dekan FKIP Dra. Hj.
Syamsuyurnita, M.Pd., Wakil Dekan I Dr. Hj. Dewi Kesuma Nasution, M.Hum., dan
Wakil Dekan III Dr. Mandra Saragih, S.Pd., M.Hum serta Ketua OIC UMSU Rafieqah
Nalar Rizky, S.Sos., M.A.
Pada kesempatan ini, Supervisor Temasek Polytechnic,
Zulkarnain Noor, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari UMSU.
“Kami merasa sangat disambut dengan baik. Terima kasih banyak atas keramahan
ini. Kunjungan ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa kami
tentang sistem pendidikan dan budaya di negara lain,” tuturnya.
Zulkarnain juga menyoroti pentingnya peran pendidik di
tengah perkembangan teknologi yang pesat, terutama dengan munculnya kecerdasan
buatan (AI). “Teknologi berubah hampir setiap hari. Dalam konteks ini, peran
guru menjadi semakin penting, bukan hanya untuk mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan,” jelasnya.
Dia mengapresiasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan yang
ditampilkan dalam presentasi Wakil Rektor III, memperlihatkan bahwa mahasiswa
UMSU memiliki prestasi dan kegiatan yang positif untuk masyarakat.
Zulkarnain mengutip kata-kata Pramoedya Ananta Toer
sebagai penegasan: “Tak ada kekuatan lain yang bisa menghentikan nafsu berkuasa
ini kecuali ilmu pengetahuan itu sendiri yang lebih unggul, di tangan manusia
yang lebih berbudi.”
Sebelumnya, WR III UMSU Dr. Rudianto mengungkapkan rasa
syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Temasek Polytechnic di UMSU. “Selamat
datang mahasiswa dan tim dari Temasek di UMSU. Kami harap kalian menikmati
kegiatan pertukaran ini dan mengenal budaya yang unik di Medan dan Sumatera
Utara. Kami juga berharap kalian juga menikmati keindanhan alam Sumatera
Utara,” ujarnya.
Dia juga memperkenalkan UMSU sebagai salah satu kampus
Muhammadiyah yang telah terakreditasi Internasional dan memiliki segudang
prestasi serta kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.
Dr. Rudianto menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan
awal dari hubungan yang lebih erat antara kedua institusi. menekankan
pentingnya saling memahami konteks sosial masing-masing negara.
“Indonesia adalah negara besar dengan kondisi yang sangat
berbeda dari Singapura. Tentu, jangan bandingkan gaji guru di Singapura dengan
di Indonesia, tapi percayalah Muhammadiyah selalu berupaya memberikan yang
terbaik dalam dunia pendidikan,” tambahnya.
Rangkaian acara kunjungan ini juga diisi dengan
penampilan tari tradisional Cikala Pong Pong oleh mahasiswa PGS FKIP UMSU,
presentasi mengenai sistem pendidikan Indonesia oleh Wakil Dekan I FKIP UMSU
Dr. Hj. Dewi Kesuma Nasution, M.Hum, talkshow bertema “Belajar Menyenangkan
melalui Kearifan Lokal”, serta kunjungan keliling kampus UMSU.
Sementara itu, Dekan FKIP UMSU, Dra. Hj. Syamsuyurnita,
M.Pd., berharap kegiatan ini menjadi titik awal kerja sama yang berkelanjutan
antara UMSU dan Temasek Polytechnic. “Kami berharap kunjungan ini membawa
dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama dalam pertukaran ilmu, budaya,
dan perspektif pendidikan,” ujarnya.
Dengan semangat kolaboratif dan nuansa kebersamaan,
kegiatan ini mencerminkan komitmen UMSU dalam membangun jejaring internasional
dan memperkuat posisi sebagai universitas yang terbuka terhadap dunia global. (Syaifulh)
