LPKAPNEWS.COM, MEDAN - Konsul Jenderal
Kehormatan Republik Turkiye untuk Pulau Sumatera, Tun. Dr. H Rahmat Shah
menyatakan dukungan penuh program internasionalisasi Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara (UMSU) lewat kerjasama dengan sejumlah universitas serta sukses
pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2027 .
Hal ini dia sampaikan dalam kunjungan ke
lokasi Kampus Terpadu UMSU yang nantinya sekaligus sebagai arena muktamar
Muhammadiyah dan Aisyiyah Tahun 2027 di Desa Sampali, Kecamatan Percut
Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/5).
Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Shah
melihat langsung progres pembangunan arena Muktamar Muhammadiyah 2027 yang kini
sedang dikerjakan secara intensif.
“Kita mendoakan dan mendukung, Insya Allah
pembangunan kampus terpadu UMSU dan arena Muktamar Muhammadiyah ini berjalan
dengan lancar,” ujar Rahmat yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).
Rahmat Shah juga mengungkapkan bahwa
pihaknya telah menjembatani kerja sama antara UMSU dengan sejumlah universitas
di Turkiye.
“Saya sebagai Konjen Kehormatan Turkiye,
beberapa waktu lalu sudah menyatukan UMSU dengan beberapa kampus di Turkiye.
InsyaAllah kita juga coba menarik universitas-universitas Turkiye untuk kerja
sama, hingga mimpi besar Muktamar Muhammadiyah di Sumut yang lengkap dan
terpadu menjadi kenyataan,” katanya.
Dia menyebutkan bahwa beberapa universitas
Turkiye telah meninjau langsung UMSU sebagai bagian dari penjajakan kerja sama
pada Jumat (2/5) lalu di Turkish University Fair 2025.
“Kemarin UMSU juga sudah menandatangani MoU
dengan tiga kampus Turkiye dan kampus itu meninjau UMSU. Ini suatu kemajuan.
Kita usahakan mendukung dan membantu kerja sama dengan Turkiye,” tambahnya.
Menariknya, pemilik Siantar Zoo itu
memberikan ide segar terkait pengembangan fasilitas kampus, seperti adanya mini
zoo yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan.
“Mungkin nanti perlu adanya mini zoo, itu
bagus untuk anak-anak dan pendidikan ilmu hewan,” usulnya.
Tidak hanya itu, dia mengapresiasi pesatnya
kemajuan UMSU, terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan riset.
“Saya salut dengan perkembangan UMSU saat
ini. Mungkin nanti kita bisa angkat tentang hilirisasi kelapa sawit di UMSU.
Kesan saya, ini luar biasa, apalagi UMSU ini sudah lengkap dan pendidikan
berkelas dunia. Tentu anak-anak kita gak usah lagi jauh-jauh kuliah ke luar
negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr.
Agussani, MAP menyambut baik dukungan dari Konjen Turkiye dan menilai kunjungan
tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan di Sumatera Utara.
“Tentu sangat menginspirasi kunjungan kali
ini. Kita sengaja mengundang Tun Rahmat Shah yang menjembatani kerja sama
dengan kampus-kampus Turkiye, agar beliau bisa melihat bahwa pendidikan di
Sumut luar biasa,” ungkap Prof. Agussani.
UMSU sekaligus Ketua Panitia Muktamar
menyampaikan optimisme terhadap percepatan pembangunan kampus terpadu UMSU
sebagai arena Muktamar.
“Persiapan ini sudah di luar ekspektasi
karena dikerjakan siang malam. Progresnya sudah melebihi target. Mudah-mudahan
bisa selesai dan finalisasi pada Februari 2027. InsyaAllah nanti akan datang
lagi 50 pekerja dari Yogyakarta untuk mempercepat penyelesaian auditorium,”
paparnya.
Rektor UMSU menutup pernyataannya dengan
apresiasi tinggi terhadap peran Tun Rahmat Shah.
“Kehadiran Tun Rahmat Shah ini luar biasa
dan menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus membangun hubungan
internasional yang lebih baik ke depan,” ujarnya dengan nada optimis.
Kunjungan ini diakhiri dengan penanaman
pohon durian secara simbolis oleh Rahmat Shah didampingi Rektor UMSU Prof. Dr.
Agussani, MAP dan jajaran.
Turut hadir Wakil Rektor II Prof. Dr.
Akrim, M.Pd, Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si, Para Pimpinan Fakultas
Se-UMSU, tokoh Melayu seperti Prof. Dr. Khairil Anshari, M.Pd, Dr. H. Azizul
Kholis, SE, M.Si, M.Pd, CMA, CSRS, Prof. Dr. Ir. H. Djohar Arifin Husin,
Mayjend TNI (Purn) H. Muhammad Hasyim, Prof. H. Subhilhar, Ph.D. dan lainnya
hingga tokoh Agama Dr. K.H. Amiruddin, M.S., MA, K.H., Zulfikar Hajar, LC dan
lainnya. (Syaifulh)
