LPKAPNEWS.COM, MEDAN - Direktur Utama Holding PTPN-III Dr. Ir. Mohammad Abdul Gani menyampaikan kuliah umum
di Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( UMSU ), Sabtu (17/5).
Kuliah umum yang disampaikan dihadapan dosen dan mahasiswa UMSU itu mengusung
tema “Peran PTPN Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Energi Nasional”
Selain menyampaikan kuliah umum, juga
berlangsung penandatangan kerjasama antara PTPN-III dengan UMSU, oleh Dr.Ir.
Mohammad Abdul Gani dan Prof. Dr. Agussani. Diharapkan dengan kerjasama itu,
hubungan antara PTPN Group dan UMSU dapat berlangsung lebih baik lagi terkait
dengan program magang mahasiswa, penelitian dan link & macht antara Kampus
dengan Dunia Industri.
Selain Dirut Holding PTPN-III Dr.Ir.
Mohammad Abdul Gani, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani MAP, juga hadir
Regional Head PTPN Didik Prasetyo, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit
Nanang Supena, Badan Pembina Harian UMSU Dr. Bahril Datuk, Wakil Rektor, Dekan
dilingkungan UMSU dan ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai Fakultas.
Rektor UMSU Agussani pada sambutannya
menjelaskan seputar perkembangan UMSU juga menjelaskan pemanfaatan lahan ex
PTPN-IV seluas 25 hektar yang kemudian menjadi milik Muhammadiyah dan kini
menjadi lokasi Kampus IV UMSU dan Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Di
lahan seluas 25 hektar itu, kini sedang berlangsung pengerjaan fasilitas
Muktamar yang akan berlamngsung pada tahun 2027 mendatang.
Terkait dengan UMSU, Agussani, menjelaskan, dari 162 Perguruan Tinggi Muhammadiyah & Aisyiyah (PTMA), Alhamdulillah UMSU menempatkan diri pada posisi 10 besar terbaik. UMSU dengan dengan 9 Fakultas dan satu program pascasarjana memiliki saat ini mengampu 43 Program Studi (Prodi) dengan 21 program studi ter-akreditasi unggul. Kerjasama yang ditandatangani atara PTPN-III dengan UMSU diharapkan dapat mendorong performansi UMSU dapat lebih baik ke depannya.
Kebijakan Ketahanan Pangan dan Energy
Nasional
Direktur Utama Holding PTPN-III Dr. Ir.
Mohammad Abdu Gani pada kuliah umum itu menegaskan kebijakan PTPN-III yang siap
mengamankan kebijakan pemerintah dalam membangunan ketahanan pangan dan energy
nasional. Kata Mohammad Abdu Ghani, satu negara akan aman kalau kebutuhan
pangannya tercukupi dan mandiri. Ditengah ketidakpastian dan ketegangan
geopolitik global saat ini, maka Indonesia sudah saatnya mandiri dalam hal
ketahanan pangan.
PTPN memiliki tanggungjawab dalam
menyukseskan swasembada pangan itu. PTPN-III dalam hal ini memiliki komoditas
unggulan yakni kelapa sawit dan tebu. PTPN-III memiliki produksi kelapa sawit
sebanyak 3 juta ton/tahun dan mampu menghasilkan minyak goreng hingga 5 juta
ton/tahun. Artinya PTPN mampu memenuhi 40 persen kebutuhan minyak goreng
nasional.
Sedangkan untuk gula PTPN mampu memproduksi
1 juta ton gula/pertahun atau memasok 35 – 40 persen kebutuhan gula nasional.
Dengan produksi sebanyak itu, maka kebutuhan konsumsi gula sudah
terpenuhi. Kedepannya, diharapkan Indonesia juga sudah mampu memenuhi kebutuhan
gula industri. ” Dengan produksi sebanyak itu, Indonesia dalam waktu dekat
sudah akan tidak perlu mengimport gula lagi,” tegas Mohammad Abdul Ghani. Bila
Indonesia mampu swasembaga gula, maka itu akan mengembalikan kejayaan Indonesia
dibidang gula seperti yang pernah terjadi 100 tahun lalu.
Terkait dengan target pertumbuhan ekonomi
sebesar 8 opersen pada tahun 2030, maka PTPN memiliki peran untuk meningkatkan
produk domestik bruto ( PDB). Untuk itu, PTPN-III melalui komoditas gula akan
melakukan dua program. Pertama, meningkatkan produktiftas gula petani dari 5
menjadi 8 ton maka pendapatan petani akan meningkat. Kedua, dengan meningkatnya
produktifitas maka harga gula bisa ditekan lebih murah. Bila harga gula bisa
lebih murah, maka daya beli masyarakat meningkat. ” Itulah kemudian yang akan menjadikan
pertumbuhan yang berkualitas,” tegas Mohammad Abdul Ghani.
Dirut Holding PTPN-III itu juga bercertia seputar pengembangan komiditas sawit sebagai bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan ke depan.
Penanaman Pohon Durian
Kepada mahasiswa UMSU dari berbagai
Fakultas itu, Mohammad Abdul Ghani menyampaikan motivasi penting dalam
mempersiapkan masadepan yang lebih baik. “Mahasiswa harus memiliki
kompetensi dan jejaring yang baik. Mengejar IPK tinggi oke. Tapi komunikasi
harus baik dan jejaring harus kuat,” katanya.
Kuliah umum Direktur Utama Holding PTPN-III
itu ditandai dengan berlangsungnya diskusi dengan dosen dan mahasiswa
terkait dengan pertanian dan pengelolaan perusahaan sebesar PTPN-III. Dirut
PTPN-III itu kemudian memberikan hadiah buku kepada penanya aktif.
Direktur Holding PTPN-III Mohammad Abdul
Ghani dan jajaran petinggi PTPN lain bersama Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani
menyempatkan diri berkunjung ke lahan lokasi pembangunan fasilitas Kampus IV
UMSU yang juga venue Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada tahun 2027.
Di lokasi itu, Mohammad Abdul Ghani menyempatkan diri menanam pohon durian
jelis Black Thorn untuk menghijaukan lahan venue Muiktamar Muhammadiyah itu.
(Syaifulh)




