LPKAPNEWS - Persyarikatan Muhammadiyah hari ini memasuki usia 113 tahun. Berdiri pada 18 November 1912 di Yogyakarta, gerakan ini didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan. Beliau menimba ilmu kepada K.H. Sholeh Darat bersama Hasyim Asy'ari (kelak pendiri NU) lalu melanjutkan pendidikannya di Tanah Suci.
Sepulang dari Makkah, Darwis muda yang kemudian dikenal sebagai Ahmad Dahlan mulai menggerakkan pembaruan pemikiran Islam di lingkungan Kauman. Beliau menekankan pentingnya menjalankan ajaran Islam secara murni, tetapi juga membumikan Islam agar memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Dari semangat inilah berdiri berbagai amal usaha Muhammadiyah seperti PKO, Madrasah Muallimin Muallimat, Hizbul Wathan, dan sejumlah amal usaha yang kini tumbuh menjadi kekuatan pendidikan, kesehatan, dan sosial di Indonesia.
Para pengikut gerakan ini juga dikenal teguh dalam sikap anti penjajahan. Bagi mereka, kemerdekaan adalah nilai luhur dalam Islam, sebab hanya kepada Allah SWT manusia semestinya tunduk dan patuh.
Atas jasa besarnya, pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1961. Tidak kalah hebat, Nyai Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan juga menjadi motor penggerak organisasi perempuan Muhammadiyah. Beliau memperjuangkan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi subjek aktif yang berkewajiban menyebarkan manfaat dan kebaikan. Pemerintah kemudian menetapkan Nyai Walidah sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1971.
Pasangan ini menjadi salah satu dari sedikit suami istri yang sama-sama mendapat gelar pahlawan nasional. Inilah teladan bagi bangsa Indonesia dan kebanggaan besar bagi warga Persyarikatan Muhammadiyah.
Pada Milad ke 113 yang mengusung tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa, momentum ini sangat tepat untuk kembali menyalakan semangat pembaruan yang diwariskan oleh K.H. Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah. Kita diajak untuk terus bergerak, terus berbuat, dan terus menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan universal.
Selamat Milad Muhammadiyah. Semoga semakin maju, menginspirasi, dan membawa cahaya kebaikan bagi Indonesia dan dunia. Semoga semangat persyarikatan terus tumbuh dalam diri kita semua.
(Redaksi)
