Ketua PWM Sumbar, Bakhtiar, menyampaikan empat poin instruksi utama sebagai respons tanggap darurat organisasi:

LPKAPNEWS.COM, PADANG – Menanggapi eskalasi bencana alam yang terjadi di beberapa titik di Sumatera Barat, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengeluarkan intruksi penting bagi seluruh struktur pimpinan dan warga persyarikatan, (27/11/2025)

Ketua PWM Sumbar, Bakhtiar, menyampaikan empat poin instruksi utama sebagai respons tanggap darurat organisasi:
1. Kewaspadaan dan Evakuasi: Mengimbau seluruh warga persyarikatan di daerah rawan bencana untuk siaga penuh. Warga diminta tidak ragu melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman jika tanda-tanda alam membahayakan keselamatan jiwa.
2. Aktivasi MDMC Daerah: Menginstruksikan seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sumatera Barat untuk mengaktifkan posko Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jika belum terbentuk, PDM wajib memobilisasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) sebagai tim penanggulangan bencana darurat.
3. Pendataan AUM: Pimpinan Daerah, Cabang, dan Ranting diwajibkan segera mendata kerusakan fisik pada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan melaporkannya secara berjenjang ke PWM Sumbar.
5. ​Masifikasi Gerakan Lazismu: Menginstruksikan integrasi PDM dan Lazismu daerah untuk penggalangan dana kemanusiaan. Instruksi ini juga berlaku bagi AUM yang tidak terdampak agar bergotong royong menghimpun dana melalui Lazismu.
​Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran Muhammadiyah dalam meringankan beban masyarakat serta menyelamatkan aset persyarikatan di tengah musibah yang terjadi.
(Redaksi)