Jejak Sejarah Kiai Ahmad Dahlan: Dari Nitikan Lahir, Besar dan Berkiprah di Kauman

YOGYAKARTA, LPKAPNEWS -  – Meski besar sampai meninggal dan memberikan catatan emas sejarah bagi Kampung Kauman, Kota Yogyakarta sebagai tempat berdirinya Muhammadiyah, ternyata Kiai Ahmad Dahlan tidak di lahir di Kampung Kauman.

Fakta sejarah itu diungkap Sejarawan Muhammadiyah sekaligus Anggota Museum, Kearsipan, dan Pustaka Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi dalam Tayangan Untold Story Muhammadiyah di TVMU.

Dalam acara siniar selama 26 menit 56 detik itu, Ghifari merujuk ke beberapa sumber arsip mulai dari Ketua PP Muhammadiyah, M. Yunus Anis dan Pak AR Fachruddin, serta cerita lisan dari warga Kampung Nitikan, Jogja.

Ghifari mengatakan, pernyataan Kiai Ahmad Dahlan tidak lahir di Kampung Kauman itu bukan asumsi sejarah, melainkan fakta sejarah yang jarang orang ketahui. Sebab di beberapa buku sejarah menyebut Kiai Dahlan lahir di Kauman.

“Sebenarnya saya tidak katakan asumsi karena sebetulnya ada catatan dari Pak Yunus Anis, ada catatan dari Pak AR Fachruddin yang menulis memang Kiai Dahlan lahir di Nitikan,” ungkapnya dalam siniar yang diunggah pada (27/9).

Merunut sejarah ke belakang, Ghifari menjelaskan, Kiai Abu Bakar atau ayah Kiai Ahmad Dahlan dilahirkan di Kampung Nitikan, termasuk juga kakek dari jalur ayah yakni Kiai Muhammad Sulaiman juga dari Kampung Nitikan.

Bahkan menurut sejarah lisan masyarakat Kampung Nitikan, Kiai Abu Bakar dan Kiai Muhammad Sulaiman ini dimakamkan dalam satu liang yang sama. Meskipun Kiai Abu Bakar semasa hidupnya pernah menjadi Ketib di Masjid Gedhe Kauman.

Ghifari mengetahui Kampung Nitikan sebagai tempat kelahiran Kiai Dahlan ini ketika dirinya bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Jogja melakukan penelusuran sejarah pada 2010 menjelang Muktamar 46 atau seabad Muhammadiyah

Ketika data ini dungkap pada tahun yang sama di sebuah forum diskusi, sampai saat ini masih terjadi perdebatan terkait tempat kelahiran Kiai Ahmad Dahlan, terutama dari pihak keluarga yang meyakini bahwa sosok Pendiri Muhammadiyah itu lahir di Kampung Kauman.

Menurutnya, hal ini tidak perlu diperdebatkan dan harus dicari jalan tengahnya dengan menyebut, bahwa Kiai Ahmad Dahlan lahir di Kampung Nitikan, dan besar hingga meninggal di Kampung Kauman, Kota Yogyakarta.

Sumber, Muhammadiyah Or Id