KISARAN, LPKAPNEWS – Universitas Muhammadiyah
Asahan (UMMAS) sukses melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi
Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
(IMM) pada 22–24 September 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 440 mahasiswa baru
ini dipusatkan di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Asahan, Jalan Syeich
Ismail, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
PKKMB dan Masta 2025 dibuka secara resmi oleh Rektor
UMMAS, Prianda Pebri, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa
PKKMB dan Masta adalah momentum penting untuk mengenalkan kehidupan kampus,
menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta membentuk karakter
mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia akademik dan sosial. Beliau juga
berpesan agar mahasiswa baru tidak hanya berfokus pada prestasi akademik,
tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para mahasiswa baru
mendapatkan beragam materi pembekalan seperti pengenalan visi misi kampus, tata
tertib akademik, pengenalan organisasi kemahasiswaan, penguatan ideologi
Muhammadiyah, serta pelatihan kepemimpinan dan kedisiplinan. Masta IMM menjadi
sarana penting bagi mahasiswa baru untuk memahami peran mereka sebagai kader
penerus dakwah persyarikatan di lingkungan kampus.
Penutupan kegiatan dilaksanakan pada 24 September 2025
dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor UMMAS, Syafrizal, S.H., M.H. Dalam
sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta
yang telah berpartisipasi aktif. “PKKMB dan Masta adalah gerbang awal yang akan
membantu adik-adik mengenal kehidupan kampus, membangun jaringan pertemanan,
dan menyiapkan diri menjadi mahasiswa yang unggul, berakhlak mulia, dan siap
bersaing di masa depan,” ujarnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan PKKMB dan Masta 2025, UMMAS
berharap seluruh mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan
akademik, mengasah potensi diri, serta berkontribusi bagi kemajuan Universitas
Muhammadiyah Asahan, persyarikatan, dan masyarakat luas.
Sumber, Infomu
