TANJUNG PINANG, LPKAPNEWS - Sehubungan dengan rencana aksi gerakan massa menolak privatisasi Gurindam 12 pada tanggal 24 September 2025, maka rapat konsilidasi hari ini Selasa, 23 September 2025. Pkl. 16.00 sd 17.30 melahirkan beberapa keputusan sbb;
1. Menunda kegiatan unjuk rasa atau demontrasi. Penundaan ini bukan karena melemahkan perjuangan, melainkan sebagai bentuk penghormatan Anniversary Prov. Kepri.
2. Tanggal 24 September adalah hari bersejarah dan sakral bagi Masyarakat Kepulauan Riau, yakni momentum berdirinya Provinsi Kepulauan Riau dan Hari Jadi Kepri, yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu dan pejuang daerah ini.
3. Kami menilai, menjaga kehormatan dan menghargai semangat para pejuang adalah bagian penting dari perjuangan itu sendiri.
4. Perlawanan terhadap privatisasi Gurindam 12 tetap akan kami lanjutkan sampai tujuan berhasil.
5. Gerakan Massa In Syaa Allah akan dilakukan kembali pd Rabu, 8 Oktober 2025, Pkl. 10.00, Tempat Kantor Gubernur, jumlah massa 2000 orang. Unjuk rasa ini tidak dilaksanakan kalau Gubernur membatalkan kebijakan privatisasi Gurindam 12 Tepi Laut.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan.
Hormat kami, FORUM PEDULI IBUKOTA ( FPI ) KEPRI.
HAJARULLAH ASWAD, Koordinator Aksi