LPKAPNEWS, KUALA LUMPUR – Pimpinan Cabang Istimewa
Muhammadiyah (PCIM) Malaysia kini memasuki era baru setelah resmi terdaftar
sebagai Pertubuhan di bawah Pendaftar Pertubuhan Malaysia
(Registrar of Society/ROS) sejak 2024. Dengan status ini, PCIM Malaysia
diakui sebagai organisasi di bidang kebajikan dan sosial, bukan sebagai
organisasi dakwah.
Menurut catatan, PCIM Malaysia menjadi cabang kelima yang
telah sah terdaftar di negara masing-masing, setelah PCIM Amerika Serikat,
Jepang, dan Jerman.
Sonny Zulhuda, Penasihat PCIM Malaysia mengatakan, nama
resmi PCIM di Malaysia kini menggunakan kepanjangan “Persatuan Cabang Istimewa
Muhammadiyah Malaysia”, berbeda dengan penyebutan di Indonesia yang tetap
menggunakan kata “Pimpinan”.
“Status sebagai Pertubuhan ini juga membuka ruang bagi PCIM Malaysia untuk memperluas kiprah sosialnya, termasuk membangun hubungan dengan berbagai lembaga nasional, menyuarakan keprihatinan terhadap isu kebangsaan, hingga terlibat dalam kegiatan kebajikan dan kebencanaan,”jelas Sonny.
Sejalan dengan itu, PCIM Malaysia juga terus memperkuat
amal usaha, beberapa di antaranya, Rumah Hamka yang dimiliki oleh Syarikat
Suryamu dan dikelola oleh PCIM Malaysia, kini tengah menunggu izin dari Majlis
Perbandaran Selayang (MPS) agar bisa beroperasi sebagai pusat aktivitas
masyarakat.
Kedua Warung Soto Lamongan (Wasola) yang semula berbentuk
usaha perorangan, kini diproses menjadi bagian dari anak usaha Suryamu,
sehingga kepemilikan dan pengelolaannya lebih kuat sebagai aset Persyarikatan.
“PCIM Malaysia kini benar-benar memasuki era baru. Dengan
legalitas resmi, kita bukan hanya mengurus internal warga, tetapi juga harus
aktif berperan dalam kehidupan sosial di Malaysia. Semua ini adalah amanah
besar yang harus dijalankan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara warga, amal usaha, dan
kepemimpinan menjadi kunci keberhasilan PCIM Malaysia ke depan.
“Tahniah dan baarakallaah untuk semua pihak yang telah
mendampingi dan menguatkan perjuangan ini. InsyaAllah, dengan kebersamaan, PCIM
Malaysia akan menjadi pusat dakwah, kebajikan, dan amal usaha yang membawa
maslahat luas,” tutupnya.
Sumber, Muhammadiyah Or Id
