LPKAPNEWS, YOGYAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat
Muhammadiyah, Dadang Kahmad, berharap pejabat publik baik di Pemerintah Pusat
maupun di Daerah harus pandai berkomunikasi yang baik dan arif dengan
masyarakat.
“Setiap langkah harus dibicarakan secara intens dengan
perwakilan Masyarakat, jangan one man show, sehingga membuat kebijakan
yang ugal-ugalan,” tegas Dadang pada Kamis (14/8).
Ia menambahkan, proses komunikasi yang sehat akan
mencegah munculnya kesalahpahaman dan meningkatkan partisipasi publik dalam
pembangunan. Menurutnya, kebijakan yang lahir dari dialog akan lebih mudah
diterima dan dijalankan bersama.
“Kita ini negara demokrasi, bukan kerajaan. Pemerintah
dan masyarakat adalah mitra, sehingga setiap keputusan harus mempertimbangkan
aspirasi rakyat,” ujar Dadang.
Dadang juga mengingatkan bahwa pemimpin harus bersikap
terbuka terhadap kritik dan saran, serta mengedepankan etika dalam menyampaikan
informasi.
“Kalau rakyat diajak bicara, didengar pendapatnya,
insyaAllah akan lebih mendukung program pemerintah,” tutupnya.
Sumber, Muhammadiyah Or Id
