LPKAPNEWS, MEDAN – Mesin Panitia Muktamar 49
Muhammadiyah dan Aisyiyah mulai dipanaskan. Pertemuan Ketua Panitia
Penerima Muktamar (Panitia Daerah) ke-49 yang akan berlangsung di Medan,
Sumatera Utara tahun 2027 mendatang digelar. Rapat Konsolidasi ini
merupakan rapat konsolidasi pertama antara Panitia Daerah dengan jajaran
Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Medan. Pertemuan yang
berlangsung, Selasa malam (26/8) itu berlangsung di gedung Pascasarjana UMSU,
Jalan Panglima Denai, Medan.
Rapat konsolidasi dihadiri Ketua Panitia Daerah Prof. Dr. Agussani bersama jajaran PW Muhammadiyah dan PW Aisyiyah bersama Ketua PDM Kota Medan Maulana Siregar bersama jajaran serta Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) dari 30 Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Medan. Hadir juga Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan.
Ketua Panitia Daerah Prof. Dr. Agussani MAP melaporkan
kronologis penunjukan Sumatera Utara menjdai tuan rumah Muktamar ke-49, proses
pembangunan fasilitas muktamar, koordinasi yang dibangun dengan instansi
terkait, sampai kegiatan kegiatan roadshow panitia dengan Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk pematangan persiapan.
Agussani mengatakan, belajar dari pengalaman Pimpinan
Wilayah Muhammadiyah yang memiliki succress story terkait pelaksanaan Muktamar
yang lama diharapkan dapat menjadi point penting bagi persiapan panitia
Muktamar Muhammadiyah – Aisyiyah ke 49 nanti, kata Agussani.
Terkait dengan pelaksanaan pembangunan fasilitas muktamar
di kawasan Sentis, Deli Serdang, Agussani menjelaskan saat ini volume pekerjaan
sudah mencapai 21 persen. Pekerjaan berlansung siang dan malam dengan tenaga
kerja lebih dari 100 orang. ” Kita harapkan Auditorium Berkemajuan dan Sport
Hall Walidah akan selesai sebelum even muktamar berlangsung,” tambah
Rektor UMSU itu.
Dua gedung ‘kembar’ Auditorium Berkemajuan dan Sport Hall Walidah, akan menjadi arena persidangan Muktamar Muhamamadiyah dan Aisyiyah. Bila pada muktamar sebelumnya, arena persidangan Muhammadiyah dan Aisyiyah selalu terpisah jauh, maka kali ini kedua sidang-sidang itu akan disatukan di satu kawasan. Prof. Agussani menegaskan diharapkan semua fasilitas Muktamar dapat disiapkan di satu kawasan di area seluas 25 hektar, jadi Muktamar 49 akan menjadi Muktamar Terpadu.
Panitia Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah telah
melakukan konsolidasi. Panitia Pusat telah melakukan konsolidasi dengan panitia
daerah dan selanjutnya panitia daerah melakukan konsolidasi dengan Pimpinan
Daerah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah sebagai froinliner dari kegiatan
Muktamar itu sendiri.
Agussani mengatakan pemataan potensi yang dimiliki
diharapkan dapat memberikan gambaran terkait seperti apa kesiapan Medan
menerima jutaan Muktamirin nanti. Pemetaan potensi itu akan menjadi acuan bagi
menentukan arah kerja panitia nantinya.
Sekretaris PDM Kota Medan, Ibrahim Nainggolan yang
menjadi moderator pertemuan menegaskan bahwa yang dimaksud dengan potensi
adalah, amal usaha Muhammadiyah itu sendiri, potensi milik eksternal yang dapat
digunakan. ” Semoga panitia kerja di Cabang dan Ranting dapat melakukan
pemetaan poteni itu,” kata Ibrahim Nainggolan.
Sebelumnya, Ketua PDM Kota Medan, Maulana Siregar MA
menegaskan kesiapan PDM Kota Medan untuk memberikan support terbaik bagi
suksesnya perhelatan 5-tahunan Muhammadiyah itu. Maulana optimis, ghiran warga
persyarikatan di Medan kan terus kita panaskan untuk memberikan hasil terbaik,”
jelas Maulana Siregar.
Rapat konsolidasi panitia muktamar daerah akan
dilanjutkan bersama unsur Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Kota Medan. Karena
Aisyiyah menjadi salah satu garda depan dari suksesnya perhelatan Muktamar 49
nantinya.
Sumber, Infomu