LPKAPNEWS, TANJUNG PINANG - Aliansi Gerakan Bersama (GEBER) Kepri menegaskan komitmennya dalam memberantas rokok ilegal yang marak beredar di Kepulauan Riau. Meski semula merencanakan aksi damai, GEBER akhirnya memilih jalur dialog terbuka dengan Bea Cukai sebagai langkah awal perjuangan.
“Pertimbangan teknis membuat aksi kami beralih ke dialog. Bagi GEBER, yang terpenting adalah hasil nyata. Kami ingin mendengar langsung komitmen Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal di Kepri,” ungkap Sasjoni pendiri GEBER Kepri, Selasa (26/8).
GEBER menilai, persoalan rokok ilegal sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penyelesaian tuntas. Karena itu, GEBER menegaskan tetap akan melaporkan masalah ini ke Kementerian Keuangan, POLRI, hingga KPK, agar peredaran rokok ilegal benar-benar bersih dari Bumi Melayu Kepri.
“Kami ingin negara hadir secara nyata, bukan hanya menutup mata. Rokok ilegal bukan sekadar isu ekonomi, tapi juga soal kepastian hukum dan keadilan,” lanjutnya.
Selain penegakan hukum, GEBER juga menuntut kejelasan regulasi cukai yang berpihak kepada masyarakat. Menurut GEBER, kondisi ekonomi saat ini membuat kebutuhan rokok murah menjadi realita sehari-hari. Karena itu, pemerintah dituntut menghadirkan solusi harga ekonomis untuk rokok legal yang tetap terjamin kualitasnya.
“Dialog dengan Bea Cukai hanya awal. Jika tidak ada langkah tegas, kami akan teruskan perjuangan hingga tingkat pusat. GEBER tidak akan berhenti sampai rokok ilegal benar-benar hilang dari Kepri,” tegasnya sasjoni.
Sumber, Mardy