LPKAPNEWS, TANJUNG PINANG - Sapril Sembiring adalah seorang tokoh pariwisata di Tanjungpinang dan Bintan, Kepulauan Riau. Mengawali karir di Salah satu resort di Kawasan Bintan Resort, kemudian hijrah ke Tanjungpinang menjadi Pemandu Wisata, bersama rekan seprofesi membentuk Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) di Kota Tanjungpinang.
Beliau saat ini menjabat
sebagai Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Tanjungpinang-Bintan.
Sapril Sembiring sangat aktif dalam mengembangkan pariwisata di wilayah
Kabupaten Dan Kota di Provinsi Kepulauan Riau, dan telah berpartisipasi dalam
beberapa kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan pengembangan pariwisata.¹
Beberapa kegiatan yang telah diikuti oleh Sapril
Sembiring antara lain:
- Webinar Pariwisata: Sapril Sembiring berpartisipasi
dalam webinar dan diberbagai Forum Diskusi Pariwisata di Kepulauan Riau serta
di tingkat Nasional
- Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Sapril
Sembiring juga memiliki gagasan untuk mengembangkan pariwisata berbasis
masyarakat di Desa Desa di Kepulauan Riau seperti Kota Tanjungpinang Kabupaten
Bintan, Lingga Anambas Dan Karimun.
- Dukungan terhadap UMKM: Beliau juga mendukung para
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, seperti
Asosiasi Kuliner Rumahan (AKUR).
Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Sapril Sembiring
berkomitmen untuk memajukan pariwisata di Tanjungpinang dan Bintan
Dalam wawancara media ini, ia menuturkan gagasannya untuk
pembenahan Kepariwisataan Kota Tanjungpinang. Menurutnya Tanjungpinang perlu
bebernah dalam berbagai aspek dukungan untuk pariwisata.
1. Aksesebelitas, perlu pembenahan terkait Jadwal ferry
Dari Singapura Dan Malaysia, ia berharap Jadwal ini diharapkan berangkat pagi
dari 2 Negara yang menyumbang pasar wisatawan mancanegara. Jadwal kepulangan
Dari Tanjungpinang diharapkan pada sore atau malam.
2. Atraksi Wisata, pemerintah dan Pelaku Usaha pariwisata
serta Masyarakat diharapkan berpadu, bersama sama mengemas berbagai iven iven
wisata yang menarik. Berbasis budaya dan sejarah sebagai kekuatan dan daya
tarik unggulan kota yang berjuluk Kota Gurindam Negeri Pantun ini.
3. Amenitas, Sarana dan Prasarana pendukung yang harus
terus dijaga kwalitas dan kuantitasnya, ini kebutuhan bagi wisatawan,
akomodasi, makan minum dan sarana pendukung lainnya.
Editor, Angcel
Sumber, Mardy