LPKAPNEWS.COM, KARIMUN - Seorang Tokoh Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia bernama Ponijan berasal dari Jawa Timur, tinggal di Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, kamis 15 Agustus 2024.

Ponijan berusia 99 Tahun menuturkan kepada awak media, betapa susah payahnya untuk mecapai Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demi untuk mencapai Kemerdekaan tidak mudah membalikkan telapak tangan, mulai dari penjajahan Belanda selama 350 tahun, bukanlah waktu yang singkat, rakyat Indonesia cukup menderita, dengan taktik ado dombanya Belanda sangat ampuh membuat  Rakyat Indonesia ketar ketir oleh Bangsa Belanda.

Ponijan mengungkapkan ke awak media, waktu Saya berusia 17 tahun, Saya wajib mendaftar mengikuti wajib Militer (WAMIL) ikut membela Bangsa dan Negara Indonesia, senjata yang kita pergunakan untuk berperang melawan Bangsa Belanda adalah Bambu Runcing saja, sedangkan musuh memiliki senjata Laras Panjang, akan tetapi rakyat Indonesia tetap ingin Merdeka.

Ponijan mengungkapkan rakyat Indonesia paling menderita di zamannya Penajahan Jepang, kita disuruh kerja dan tidak diberi makan dan minum, kalau dibandingkan penderitaan lebih kejam di zamannya Jepang dari Pejajahan Bangsa Belanda, memang tidak lama seperti bangsa belanda, jepang hanya 3,5 tahun, penderitaan lebih kejam saat Jepang mengusai Indonesia.

Setelah sekutu menghamtam dengan bom kota hiroshima nagasaki Jepang, Jepang mulai mundur, Soekarno Hatta langsung Memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia, 

Saya mengalami/merasakan dimana Kita itu Dijajah Belanda dan Jepang, banyak pejuang - pejuang kita mati demi mempertahankan Hak dari pada penjajah, dan Saya lihat masih banyak warga Kita yang kurang bershukur setelah memperolehi Kemerdekaan, contoh kecil saja masih ada yang tidak memasang bendera merah putih di Bulan Agustus, banyak yang tidak mengingat para jasa pahlawan yang gugur dimedan perang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, bukan di suruh ikut berperang, memasang bendera merah putih aja tidak mau, bendera Kita mempunyai makna yang sangat mendalam yaitu Merah melambangkan Keberanian, Putih melambangkan Kesucian.

Saya berharap kepada seluruh Rakyat Indonesia di setiap Bulan Agustus, kibarkanlah Bendera Merah Putih untuk menghormati Para Pahlawan yang sudah membela dan merebut Kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, ujar ponijan, (Af).