Jurnalis senior Ridarman Bay rekam Wajah provinsi Kepulauan Riau dalam buku " Rekam Kepri"

LPKAPNEWS.COM, TANJUNG PINANG - Negeri Kepulauan yang terdiri dari sebilan empat puluh persen lautan yang dipisahkan berbagai pulau besar dan kecil yang mengelilingi negeri sepanjang lada Kepulauan Riau. Kendati, Kepulauan ini tidak seluruhnya di huni oleh manusia, namun banyak menyimpan cerita. Hal itu membuat seorang jurnalis senior Ridarman Bay, yang sudah lama mendalami dunia jurnalistik, yang bermastutin di negeri Kepulauan Riau, Sabtu 24 Januari 2026. Untuk itu seorang Ridarman Bay, merefleksikan pandangan hidupnya yang telah banyak melihat, strategi sosial, di Kepulauan Riau, yang dimulai dari selatan sampai dengan ke ujung utara negeri Kepulauan Riau.            

Dalam buku yang di beri judul : Merekam Kepri, dari laut ke ruang publik. Yang dibedakan oleh para ahli di masing-masing bidangnya, dengan membedakan buku tersebut di Gedung Kauman Muhammadiyah KM. 8 Tanjungpinang, Sabtu (24/1) dengan menghadirkan pada narasumber DR. Zamzami A. Karim, Akademisi STISIPOL RAJA HAJI Tanjungpinang,  Dadang Huzaifah. Ketua, STTI, Tanjungpinang Priyo Handoko, mantan journalis, yang kini, bertugas di KPU propinsi Kepri, para penelis mengupas tugas buka hasil karya Ridarman Bay. Dan Bedah buku tersebut, di taja oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah dan Koros Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Propinsi Kepri. 

Bedah buku itu, dimoderatori oleh DR. Sarifuddin, Dari Institut Agama Islam Mihtahul Ulum,  Tanjungpinang. Para peneliti tersebut mengupas tutas, buku tersebut, yang memuat segala sesuatu, baik potensi yang di milik  propinsi kepulauan Riau, Adat istiadat, peran ekonomi dan dan potensi sumbernya alam yang dimiliki propinsi memiliki pulau lebih dari dua ribu pulau, yang berbatasan langsung, dengan beberapa negara tetangga.                    

Menurut Ridarman Bay, bahwa buku ini, sebagai karya yang dipersembahkan kepada masyarakat Kepri, dan berdasarkan pengalaman dan pengamatan dirinya selama menjadi journalis di propinsi Kepri, dan kini dirinya menjadi salah seorang dosen pengajar pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, (STIE) Pembangunan, Tanjungpinang. Dalam Acara bedah buku itu hadir para dosen yang terdapat di kota Tanjungpinang, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, DR. Darson, dan Mahasiswa sekota Tanjungpinang. (Abdul Harris).

Sumber, Mardy