Cerdas dan Berani: Inilah Perjalanan Karier Dr. Anwar Abbas, Sang Singa Podium dari MUI

LPKAPNEWS.COM - Di panggung nasional, nama Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag dikenal sebagai salah satu ulama paling vokal dan kritis dalam menyuarakan keadilan ekonomi masyarakat. Sosok kelahiran Balai Mansiro, Kabupaten Lima Puluh Kota, 15 Februari 1955 ini, merupakan perpaduan langka antara kedalaman ilmu agama dan penguasaan teori ekonomi modern.
Hingga saat ini, ia mengemban amanah penting sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020–2025, setelah sebelumnya sukses menjalankan peran sebagai Sekretaris Jenderal di lembaga yang sama.
Intelektual Muhammadiyah dan Ahli Ekonomi Islam
Karier Anwar Abbas berakar kuat di organisasi Muhammadiyah. Ia pernah menjabat sebagai Bendahara Umum PP Muhammadiyah serta Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan. Keahliannya di bidang ekonomi bukan sekadar pengalaman praktis; ia merupakan pakar akademik yang meraih gelar Doktor Syariah/Pemikiran Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sebelum purnatugas sebagai PNS pada Maret 2020, beliau adalah dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta. Dedikasinya di dunia pendidikan juga terlihat saat ia menjabat sebagai Wakil Rektor di UHAMKA Jakarta.
Kiprah Internasional dan Pengabdian Negara
Nama Anwar Abbas tidak hanya bergema di dalam negeri. Pengakuannya di dunia internasional terbukti saat ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Buruh Islam Internasional (IICL) periode 2000–2005.
Di pemerintahan, ia juga pernah mencicipi kursi parlemen sebagai Anggota MPR-RI Utusan Golongan pada masa transisi reformasi (1997–1999). Rekam jejaknya yang panjang menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang mampu menempatkan diri di berbagai lini, mulai dari birokrasi, akademisi, hingga aktivis keagamaan.
Sederhana dalam Kehidupan Pribadi
Di balik profilnya yang tegas saat berdakwah atau berdiskusi di layar televisi, Anwar Abbas adalah sosok ayah yang hangat. Bersama istrinya, Nurlaili, ia membesarkan tiga orang anak: Hero Adela, Dini Amalia, dan Erika Firdausi Amalia.
Kini, meski telah memasuki usia pensiun dari dunia kampus, Anwar Abbas tetap menjadi "suara nurani" umat yang konsisten memperjuangkan ekonomi syariah dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber: Artikel ini Diolah dari Wikipedia Anwar Abbas