LPKAPNEWS.COM
- Komposisi mahasiswa di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA)
Sorong kembali menjadi sorotan sebagai contoh nyata praktik toleransi di dunia
pendidikan Indonesia. Hingga kini, mayoritas mahasiswa di kampus tersebut
berasal dari kalangan non-Muslim, terutama pemeluk Kristen dan Katolik dari
masyarakat asli Papua. Kondisi ini menempatkan UNIMUDA Sorong sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan tingkat keberagaman paling menonjol
di Tanah Air.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang mampu beradaptasi dengan realitas lokal. Keberadaan mahasiswa lintas iman di lingkungan kampus Muhammadiyah memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat menjadi ruang perjumpaan yang sehat antara identitas agama, budaya, dan kebangsaan.
(Redaksi)
