LPKAPNEWS, MEDAN – Wisata Dakwah Pimpinan Wilayah
Aisyiyah Sumatera Utara (PWA Sumut) di Uzbekistan berlangsung 11-19 Juli 2025.
Wisata Dakwah ini sebagai upaya pencerahan terkait dengan jejak sejarah Islam
di negara pecahan Rusia yang kini bernama Uzbekistan. Bila kita biasa mengenal
nama perawi hadits seperti Imam Buhari, maka di Uzbekistan kita dapat menemui
jejeknya. Uzbekistan memang dikenal sarat dengan jejak sejarah Islam masa lalu.
Ketua PW Sumut Dr. Nur Rahmah Amini MAg menyampaikan rasa
gembira dan harunya bisa menjejakkan kaki bersama rombongan di Taskhent,
ibukota Uzbekistan. Jelas Nur Rahmah, rombonga transir lebih dahulu di Kuala
Lumpur sebelum terbang ke Taskhent. ” Terima kasih kepada Mitha Hayati
Tanjung dari Almeerah Plaza Travel & Tour yang telah menyiapkan
jadwal perjalanan yang menyenangkan, ” kata Nur Rahmah Amini.
Selain Nur Rahmah Amini, ikut serta Yuniar R. Yoga SE
selaku sekretaris PWASU, Murniati Lubis Wakil Ketua, Prof. Dr. Ida Hanifah, Dr.
Ida Nadhira (keduanya Anggota Majelis Hukum dan HAM / Dosen di
Pascasarjana UMSU) dan Nana Chalid, dua pengurus Aisyiyah dari PD
Aisyiyah Aceh Tengah dan rombongan lainnya.
Dijelaskan, Uzbekistan memiliki sejarah Islam yang
kaya dan beragam. Misalnya, Makam Imam Bukhari, seorang ulama hadits terkenal,
dimakamkan di Uzbekistan. Makamnya terletak di Samarkand dan menjadi tempat
ziarah bagi banyak umat Islam. Kemudian ada Masjid Bibi-Khanym. Masjid
ini dibangun pada abad ke-14 oleh Tamerlane untuk mengenang istrinya, Bibi
Khanym. Masjid ini merupakan salah satu contoh arsitektur Islam yang indah di
Uzbekistan. Jelas Nur Rahmah Aminim, di sini juga ada Observatorium Ulugh
Beg yang didirikan oleh Ulugh Beg, seorang ilmuwan Muslim dan penguasa
Uzbekistan, pada abad ke-15. Observatorium ini merupakan pusat astronomi yang
penting di masa itu.
Uzbekistan juga dikenal memilik jejak keilmuan. Uzbekistan telah melahirkan banyak ilmuwan Muslim terkenal, seperti Al-Khawarizmi, yang menemukan aljabar dan teori algoritma, serta Ibnu Sina, yang terkenal dalam bidang kedokteran dan filsafat. Uzbekistan memiliki sejarah panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang astronomi, matematika, dan kedokteran. Banyak ilmuwan Muslim terkenal dari Uzbekistan yang telah memberikan kontribusi besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Uzbekistan memiliki banyak contoh arsitektur Islam yang indah, seperti masjid, madrasah, dan makam. Contohnya adalah Registan Square di Samarkand, yang dihiasi dengan mozaik Islami yang megah.
Nur Rahmah Amini juga menjelaskan bahwa Uzbekistan yang
juga dikenalk sebagai Jalur Sutra perdagangan penting antara Asia dan
Eropa. Banyak pedagang Arab dan Persia yang melewati Uzbekistan, membawa budaya
dan agama Islam ke wilayah tersebut. Uzbekistan masih mempertahankan
warisan budaya Islamnya hingga saat ini, dengan banyak masjid dan institusi
keagamaan yang aktif. Negara ini juga menjadi tujuan wisata religi dan sejarah
bagi banyak umat Islam. ” Alhamdulillah, kami menyaksikan jejak sejarah Islam
yang hebat di sini. Uzbekistan kawasan yang layak untuk dikunjungi,” kata Nur
Rahmah Amini.
Sekretaris PWA Sumut, Yuniar R. Yoga menjelaskan
rasa gembiranya karena fasilitas yang disediakan Almeerah Plaza Travel &
Tour sangat memuaskan. Misalnya, rombongan dalam perjalanan selama 9 hari ini
selain disediakan hotel berbintang 5, juga disediakan fasilitas kereta cepat
dari Taskhent ke Samarkand kemudian disediakan fasilitas Cable-Car untuk
melihar indahnya alam Uzbekistan.
Yang menarik dari wisata dakwah PW Aisyiyah Sumatera
Utara ini, rombongan akan berkunjung ke Kedubesan RI di Taskhent, Kantor KBRI
di Uzbekistan, Jumat (18/7). Alhamdulillah Duta Besar RI Prof. Dr. Siti Ruhaini
Dzuhayatin MA siap menerima rombongan PW Aisyiyah Sumatera Utara di kantornya
guna menambah pencerahan seputar Uzbekistan dan sejarah Islam di sana.
Rombongan sudah meng-eksplore kota Taskhan, Samarkand.
Rencananya hari ini, rombongan akan melakukan kujungan dua hari lagi ke Kota
Buhara dan selanjutnya kembali ke tanah air.
Editor, Angcel
Sumber, Infomu



